Dia lari mencari pagi, tapi kelam
menghantui mentari dengan awan kelabu.
Aku hadir bersama awan kesepian
pergilah sungai! Dusta....!
Adalah aku
Alangkah indah jika bercerita.
Diiringi senyum tersembul dibalik cahaya.
Kuhantui kala dengan batinku.
Pergi...gila Aku
----------------"--------------------
Dari dalam hatiku kutemukan sekeping resah.
Yang menenggelamkan kisah tentang harapan yang
kian lelah
----------------"--------------------
Mungkin hariku takkan merasa lara
saat kusemaikan senyum selaras rasa
Tuesday, April 24, 2007
Friday, March 23, 2007
Semut & Aku-Samudera Darah
Dua puluh empat jam sehari duniaku terasa nyata. Walau galau dalam diri bumi tetap sepi menanti mentari- kembali pulang dan bersemi. Suatu hari dan sebongkah malam menepi. Dia menantang kesenyapan, hantu-hantu itu berbisik-bisikan diantara dua hati, diantara dua dunia.
Kini ku sepi namun api tetap meratapi mimpi, semut dan aku. Dua hati. Kutemaramkan satu arti dalam gelapnya senyap, suram. Ternyata ia adalah pertikaian 2 hati, semut dan aku, dua dunia, aku dan semut.
Dua puluh empat tahun lagi mimpiku berakhir, duniaku takkan senyata itu. Hanya aku dan semut. Kala semi menemani seekor semut mati aku takkan pernah kembali. Karena dua dunia kini satu hati, diantara suatu hari...akan terjadi, terjalin, tersembunyi dalam semut dan aku.
Kini ku sepi namun api tetap meratapi mimpi, semut dan aku. Dua hati. Kutemaramkan satu arti dalam gelapnya senyap, suram. Ternyata ia adalah pertikaian 2 hati, semut dan aku, dua dunia, aku dan semut.
Dua puluh empat tahun lagi mimpiku berakhir, duniaku takkan senyata itu. Hanya aku dan semut. Kala semi menemani seekor semut mati aku takkan pernah kembali. Karena dua dunia kini satu hati, diantara suatu hari...akan terjadi, terjalin, tersembunyi dalam semut dan aku.
Thursday, March 15, 2007
Assalamualaikum Wr. Wb.,
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Aku tahu kini kau pun merasa tahu tentang hari yang lalu. Cinta kini takkan Sendu seperti masa lalu...hanya sembilu dalam cerita pilu.
Kini aku tak tahu walau cinta tahu. Kau kian berpijar menghantui fajar kelabu..tahu..meski tak tahu.
-Dia dewi dari segala awal dan dewa yang melayani ajal, hanya akhir-
Pasti pilu jika kini kau tahu...aku*)
...Pasti kau tahu. Aku adalah malam nan sepi-seperti kisah lalu yang aku pun tak tahu bahwa kau tahu atau malah tak pernah tahu- Ku sepi seperti kenari..
*)bukanlah dia, begitu juga aku..kau pun tahu
Aku tahu kini kau pun merasa tahu tentang hari yang lalu. Cinta kini takkan Sendu seperti masa lalu...hanya sembilu dalam cerita pilu.
Kini aku tak tahu walau cinta tahu. Kau kian berpijar menghantui fajar kelabu..tahu..meski tak tahu.
-Dia dewi dari segala awal dan dewa yang melayani ajal, hanya akhir-
Pasti pilu jika kini kau tahu...aku*)
...Pasti kau tahu. Aku adalah malam nan sepi-seperti kisah lalu yang aku pun tak tahu bahwa kau tahu atau malah tak pernah tahu- Ku sepi seperti kenari..
*)bukanlah dia, begitu juga aku..kau pun tahu
Friday, March 2, 2007
2 Maret 2007, 15:09
Langit begitu kelam dan tak ada seorang pun yang dendam
terhadap diriku ataupun biru hidupku
Tak disangka-sangka aku pergi tanpa perlindungan
Tanpa jejak dan tanpa inspirasi maya
Ini suara hati di legam malam
Tak terprovokasi atau teredam massa
Yang aku inginkan sekarang Surgaaaaaaaaaaa...............................!
Oh asmara yang terbang ke hajat hidup orang banyak
Ku tak nyenyak terbawa gerilya-gerilya
terhadap diriku ataupun biru hidupku
Tak disangka-sangka aku pergi tanpa perlindungan
Tanpa jejak dan tanpa inspirasi maya
Ini suara hati di legam malam
Tak terprovokasi atau teredam massa
Yang aku inginkan sekarang Surgaaaaaaaaaaa...............................!
Oh asmara yang terbang ke hajat hidup orang banyak
Ku tak nyenyak terbawa gerilya-gerilya
Wednesday, February 28, 2007
Buku da Y3riku (01/29/2001, 10:26pm)
Dua puluh tahun tujuh bulan 14 hari
berakhir sisi hidupku, sore tadi.
Ku akhiri masa laluku yang tak tertuliskan
sejarah, biografi, sari jiwaku...
Ku pegang dingin sebuah buku perjalanan
hidupku, dan tanpa sendu dan sayu
kurogoh uangku dan kumiliki
perawannya buku hidupku.
Ku tulisi sepi dan kutorehkan hati.
Yang selama ini ku ilusikan dalam mimpi.
Seperti seorang gadis aku gerayangi,
seorang diri dengan sanjak ataupun puisi.
Aku tak tahu....
Aku namai kamu 'Peri Kristy'
berakhir sisi hidupku, sore tadi.
Ku akhiri masa laluku yang tak tertuliskan
sejarah, biografi, sari jiwaku...
Ku pegang dingin sebuah buku perjalanan
hidupku, dan tanpa sendu dan sayu
kurogoh uangku dan kumiliki
perawannya buku hidupku.
Ku tulisi sepi dan kutorehkan hati.
Yang selama ini ku ilusikan dalam mimpi.
Seperti seorang gadis aku gerayangi,
seorang diri dengan sanjak ataupun puisi.
Aku tak tahu....
Aku namai kamu 'Peri Kristy'
Subscribe to:
Posts (Atom)
