Saturday, August 18, 2007

Skeptis Puisi - Sanjak Egoisku Ini

'Aku ingin menjemputmu dimasa tuamu dalam
hari indah masa kecilmu. Kubawakan
sebongkah es. Saatnya telah tiba...!
Kau telah besar kini'
Aku tergoda senyummu menawan
meski mereka jauhkan aku dari awan,
kabut, sinar kemenangan
'Aku mencintaimu', akan kusampaikan
saat mentari kebiru-biruan
'Ah sendu...pulanglah ke bunga kecilmu'
Possesif, akuilah kata-katamu itu
bagai pedang ilusi menghantui pena
torehkan skeptis puisi~sanjak..
Egoisku ini

Tuesday, August 14, 2007

TIME AFTER TIME

06:45pm
Kau hempaskan cinta
Saat semua kala
Bertemu hinanya dunia

06:46pm
Untukmu yang bertemu cinta
Buatku yang menjumpai hina
~............................................~
~Aku adalah waktu kecilmu
Ketika mimpimu menjamu pangeranmu
Dia bertanya, inikah malam-malammu
~Aku adalah indahnya rupamu
Saat semua gelas kaca menyerupaimu
Kamu hanya bertanya dalam beribu jawabmu

06:50pm
Mencari mimpi diatas mentari hatimu
Kusurati ilusiku dengan pena rindu gadismu
Ah... Ku hunus dengan pelan dan busuk, hariku
Pendek samar, bila harimu riang harapan
Muda bahasaku sirna diujung tua
Masa kecil kita bahagia

07:10pm
FaITh
bahkan dalam nyata kutaklukan mimpi

07:45pm
Didalam kegelapan, ingin kusampaikan pesan
bahwa ilusi didalam kedalaman kesan

07:47pm
Dari cinta bermunculan tinta
Dengan pena terhunus tertorehlah kata
bahwa hasratku hanyalah kala

07:50pm
saat tarian kosmis-Mu hancurkan waktuku
kutahu rindu takkan bertahan. Algojo waktu?

07:51pm
Tak terhitung dan terdefinisi
Cintaku terbawa biru lautmu
Balon udaraku terhempas ke sudut batinmu
Berujung resah dan lelah
Kulemparkan ragu ke dalam bajumu

07:59pm
Mengapa periku hanyalah kamu

08:01pm
Aku terbangun diatas pelupuk rinduku
Namun cintaku terbawa sepi
Tak bunyi...tak hilang, menjeritlah mimpi

08:05pm
Uh.....
Melenguhnya derita bagai surga di keabadian
sepi. Kutorehkan ragu untuk cinta, dengan
pena yang terhunus...patah
Ah......
Keindahan biru terpunahlah sudah
Saatnya telah tiba, berdirilah lebih dekat
menjauhlah bersama peri santun...untukmu,
bidadari jiwa

08:56pm
Terbitlah malam, santunkan kata, dekatkan
jiwa tuk melihat keabadian cinta...
Untukmu yang telah menghambakan cerita
bahwa rindu telah menyapa kasih. Februari!
HAPPY CHINESE VALENTINE'S DAY ON 19 AUGUST 2007

Saturday, August 11, 2007

INGINKU MENCINTAI

Airmata menggenangi pipi
Terurai seperti keindahan sang sufi
Berbalut sedih ini dihati
Ingin aku mencintai
Dirimu yang tak tergapai..........
SUCI!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

KELAM

Langit kelam, akankah kau abadi?
Atau hanya bias dari keabadian ilusi?
Kau gelap seperti semua anarki
Kini....
Aku hanya ingin kembali
Kepada Keengganan seorang sufi
Yang menentang semua yang telah pergi
Dan tak kembali.......!

Friday, August 10, 2007

HANTU

Apakah ia sesosok hantu?
Yang selalu terpaku?
Pada jalan yang seakan membeku?
Terhadap sesuatu yang baru?
Dan apakah seharusnya aku...
Malu?
Terhadap misteri yang sepertinya membisu?
Atau...
Pertanyaan itu selalu-AKU!!!

AKU

Jangan kau menghakimi
Diriku yang memang belum sejati
Aku memang seorang sufi
Yang sampai kini belum mandiri,
Keraguanmu semakin menghantui
Akankah kujalani ini sendiri?
Ataukah ini....
Jalan menuju kesejatian sufi?